8 Produk Turunan Kelapa Selain Degan Hasilkan Cuan!

Penulis: Muhammad Zaki Annasyat

Yogyakarta, karyakelapa.com – Tanaman kelapa merupakan tanaman yang banyak dijumpai di daerah tropis dan salah satu sumber minyak nabati yang dijuluki pohon kehidupan (Tree of Life). Julukan ini tidak sembarangan lho. Sebagai pohon kehidupan, setiap bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan menjadi aneka produk. Produk turunan kelapa tersebut juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi jutaan keluarga petani, sebagai sumber devisa negara, penyedia lapangan kerja, pemicu dan pemacu pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, serta pendorong tumbuh dan berkembangnya industri hilir berbasis kelapa dan produk turunannya di Indonesia.

Namun, jika dibandingkan dengan jumlah kebun kelapa di Indonesia, tampak bahwa manfaat kelapa belum dioptimalkan secara sungguh-sungguh.  sehingga hampir tidak pernah menjadi perhatian petani maupun pemerintah karena dianggap kurang punya nilai ekonomis dibanding kelapa sawit misalnya. Padahal, seperti yang telah disebutkan penulis di atas, produk turunan kelapa sangatlah banyak dan memiliki nilai jual yang tinggi, terkhusus kelapa tua dengan umur 9-12 bulan. Nah pada artikel ini, kita akan mendiskusikan produk-produk apa aja sih yang bisa dihasilkan dari kelapa. selain degan lho ya. 

1. Produk Daging Kelapa

Daging kelapa adalah bagian dari kelapa yang berwarna putih dan letaknya berada di bagian dalam buah kelapa. Ada beberapa produk yang bisa dihasilkan dari daging kelapa langsung dan ada juga produk dari minyak kelapanya. Berikut paparannya:

a.  Virgin Coconut Oil (VCO)

VCO Virgin Natural, salah satu produk minyak kelapa tervavorit
VCO Virgin Natural, salah satu produk minyak kelapa
Sumber: Pribadi

Virgin Coconut Oil (VCO) atau orang indonesia biasa menyebutnya minyak kelapa murni, minyak dara, atau minyak perawan adalah salah satu produk turunan kelapa hasil proses esktraksi dari daging kelapa tua menggunakan berbagai metode pengolahan. Daging kelapa tua dipilih karena mempunyai kandungan minyak yang amat banyak jika dibanding kelapa dengan umur yang lebih muda. Kadar minyak pada daging kelapa akan meningkat seiring dengan usia kelapa yang semakin tua.

Dalam SNI no 7381:2008 tentang VCO, deskripsi fisik VCO yaitu cairan yang tidak berwarna hingga kuning pucat, memiliki bau khas kelapa segar, tidak tengik, dan rasa khas minyak kelapa. Selain itu, VCO, berdasarkan kandungan asam lemaknya, digolongkan ke dalam minyak laurat. Nah, kandungan asam laurat inilah yang diburu setiap orang dan karena asam laurat inilah ”Si Ajaib” dianggap pembawa berkah.

b. Minyak Goreng Kelapa

minyak goreng kelapa bio virgin, produk minyak kelapa paling digandrungi
minyak goreng kelapa bio virgin, produk minyak kelapa paling digandrungi
Sumber: Pribadi

Minyak goreng kelapa memiliki bahan baku yang sama seperti VCO, yakni Crude Coconut Oil (CCO) atau minyak kelapa mentah. Perbedaan paling mendasarnya adalah cara memproses CCO tersebut. Jika VCO hanya melalui tahap penyaringan menggunakan bahan-bahan penyaringan, minyak goreng kelapa harus melalui beberapa tambahan perlakuan agar kandungannya sesuai dengan SNI No 8904:2020 tentang minyak goreng kelapa.

Secara fisik, minyak goreng kelapa sangat berbeda dengan minyak goreng sawit. Minyak goreng kelapa memiliki bau khas kelapa dan memiliki warna serupa VCO.

c. Santan

santan virna, bahan masakan populer dari olahan kelapa
santan virna, bahan masakan populer dari olahan kelapa
Sumber: Pribadi

Santan merupakan salah satu bahan utama dalam pembuatan makanan di dunia khususnya di Indonesia. Banyak olahan makanan yang orang Indonesia makan memiliki campuran santan sebagai bahan utamanya. Sebut saja gulai, rendang, aneka jajanan pasar dan sebagainya.

Proses pembuatan santan sendiri sangat mudah. Cukup dengan memeras parutan kelapa secara manual maupun menggunakan mesin. Namun karena santan sangat mudah basi, ada beberapa perlakuan tambahan untuk membuatnya awet, seperti penggunaan metode pasteurisasi, UHT, dan penambahan bahan pengawet.

2. Produk Air Kelapa

Air kelapa terletak di dalam buah kelapa, tepatnya diselimuti oleh daging kelapa. Warnanya bening dan segar jika diminum. Berikut produk air kelapa yang bisa kamu kembangkan menjadi bisnis menguntungkan:

a. Nata de Coco

Ilustrasi nata de coco, salah satu produk air kelapa.
Ilustrasi nata de coco, salah satu produk air kelapa.
sumber: <a href=”https://www.freepik.com/free-photo/coconut-cocktail-decorated-plumeria-straw-hat-sunglasses

Nata de coco adalah produk hasil fermentasi menggunakan mikroba Acetobacter xylinum yang dibuat dari bahan baku air kelapa. Prinsip pembuatan nata de coco ialah bibit nata (bakteri Acetobacter xylinum) akan membentuk serat nata jika ditumbuhkan dalam air kelapa yang sudah diperkaya dengan karbon dan nitrogen melalui proses yang terkontrol sehingga bakteri tersebut akan menghasilkan enzim yang dapat menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa yang akhirnya nampak padat berwarna putih hingga transparan, yang disebut sebagai nata.

Nata de coco memiliki banyak sekali aplikasi. Salah satu aplikasi nata de coco yang paling sering digunakan ialah sebagai produk makanan yang banyak mengandung selulosa. Lembaran nata de coco yang akan dikonsumsi harus diolah terlebih dahulu dengan cara direbus di dalam air sampai 3 kali dengan air yang baru setiap kali perebusan sehingga nata de coco menjadi kenyal serta siap dikonsumsi (dengan pengolahan jenis makanan/minuman sesuai selera).

3. Produk Tempurung Kelapa

Tempurung atau batok kelapa merupakan salah satu bagian kelapa yang paling sering dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan tempurung kelapa. Namun, tahukah anda bahwa ada produk selain kerajinan yang dapat diolah dari tempurung kelapa. Berikut ulasannya:

a.  Asap Cair

Asap Cair, salah satu produk dari tempurung kelapa
Asap Cair, salah satu produk dari tempurung kelapa
Sumber: pribadi

Asap cair adalah campuran larutan dari dispersi asap kayu dalam air yang dibuat dengan mengkondensasikan asap cair hasil pirolisis. Prinsip metode pirolisis ialah penguraian dengan bantuan panas tanpa adanya oksigen atau dengan jumlah oksigen yang terbatas. Ada tiga produk yang dihasilkan dalam proses pirolisis, yakni : gas, pyrolisis oil, dan arang.

Pada pembuatan asap cair ini digunakan bahan baku berupa tempurung kelapa kering. Pemilihan tempurung kelapa kering tersebut dikarenakan tempurung kelapa kering memiliki kadar air yang sangat sedikit, sehingga dapat mempercepat proses penguraian tempurung kelapa tersebut ketika dioven di dalam alat pirolisis serta menghemat bahan bakar yang digunakan. Sebaliknya jika menggunakan tempurung kelapa yang masih basah (kadar airnya tinggi), maka proses penguraian di dalam alat pirolisis menjadi lama dan kurang efisien.

b. Briket

Ilustrasi briket produk tempurung kelapa
Ilustrasi briket produk tempurung kelapa
sumber: <a href=”https://www.freepik.com/free-vector/vector-hookah-hot-coal-with-tongs-close-up-side-view-blur-dark

Briket tempurung kelapa merupakan bahan bakar pengganti kayu. Cara membuat briket tempurung kelapa pada dasarnya sama dengan cara membuat asap cair. Dari hasil pembuatan asap cair didapat tiga bentuk zat yaitu padat, gas, dan cairan. Zat padatnya ini berupa arang, bahan dasar briket tempurung kelapa, dan karbon aktif. Jadi, sekali proses pirolisis langsung dapat menghasilkan tiga produk sekaligus.

4. Produk Sabut Kelapa

Sabut kelapa merupakan bagian kedua dari kulit paling luar yang terbuat dari serat. Bagian ini merupakan salah satu yang paling banyak menghasilkan produk turunan kelapa. Berikut ulasannya:

a.    Coco Fiber

Cocofiber, salah satu produk dari sabut kelapa
Cocofiber, salah satu produk dari sabut kelapa
sumber: <a href=”https://www.freepik.com/free-photo/single-hairy-hard-coconut-wooden

Coco fiber, coir yarn, coir mats atau Serat sabut kelapa adalah suatu produk hasil pengolahan sabut kelapa. Biasanya, serat sabut kelapa akan diolah lagi menjadi tali atau coir rope, sapu, dan peralatan rumah tangga lainnya.

b.   Cocopeat

cocopeat produk dari sabut kelapa
cocopeat produk dari sabut kelapa
sumber: Image by <a href=”https://www.freepik.com/free-photo/top-view-soil

Cocopeat merupakan produk yang dapat dimanfaatkan langsung maupun diolah lagi menjadi produk lain. Biasanya jika dimanfaatkan langsung, cocopeat dapat berfungsi sebagai media tanam dan pupuk kompos.

Cocopeat termasuk ke dalam kategori media tanam hidroponik dan bersifat organic. Hal tersebut karena cocopeat terbuat dari serbuk seabut kelapa. Cocopeat mempunyai Ph antara 5,0 sampai 6,8 sehingga sangat baik untuk pertumbuhan tanaman apapun.

5. Produk Turunan Kelapa Lainnya

produk-produk olahan kelapa
sumber: pribadi

Tak akan ada habisnya mendiskusikan kelapa. Bahkan paparan mengenai berbagai produk turunan kelapa di atas hanyalah sebagian kecil dari potensi produk yang dapat dihasilkan oleh buah kelapa. Sebut saja, cocopeat dan cocofiber yang bisa diolah lagi menjadi produk tali, jaring sabut atau cocomesh, atau bahkan bantalan aspal, Kasur, jok mobil dan sebagainya.

Itulah kelapa, tanaman ajaib, yang jika dioptimalkan dapat memiliki manfaat tak terhitung untuk manusia. Nantikan artikel-artikel selanjutnya dari PPKT mengenai berbagai produk turunan kelapa lainnya yaaa.

Editor: Muhammad Zaki Annasyat

Scroll to Top