...
Home

Asap Cair Batok Kelapa: Tahapan Pirolisis dan Distilasi

Batok kelapa merupakan salah satu bagian paling luar dari buah kelapa. Ia memiliki struktur yang keras dan terletak di antara daging dan serabut kelapa. Salah satu produk turunannya ialah asap cair batok kelapa.

Dalam membuat asap cair dari batok kelapa, kita harus memahami terlebih dahulu berbagai standar suhu, tahapan dan kandungan-kandungannya. Setelah memahami hal tersebut, barulah kita bisa memulai praktek membuatnya. Untuk tahapan membuatnya kita bisa simak cara di bawah ini ya.

Proses Pirolisis Asap Cair Batok Kelapa

Pirolisis Asap Cair Batok Kelapa | Dokumentasi Pribadi

Batok kelapa yang telah kita bersihkan dari serabutnya kemudian ukurannya diperkecil untuk memudahkan proses pirolisis. Setelah itu kita timbang. Masukkan batok kelapa sebagai sampel ke dalam tempat sampel pada reaktor pirolisis yang digunakan.

Tahap selanjutnya adalah tahap pirolisis. Pirolisis merupakan penguraian senyawa-senyawa organik yang disebabkan oleh pemanasan tanpa berhubungan langsung dengan udara luar. Proses tersebut menghasilkan zat dalam tiga bentuk yaitu padat, gas, dan cairan. Komposisi cairan di dalam proses pirolisis inilah yang nantinya kita namakan asap cair

Sampel kita masukkan ke dalam reaktor pirolisis, ditutup rapat, kemudian dipanaskan selama beberapa jam. Destilat yang keluar dari reaktor kita tampung dalam sebuah wadah. Hasil pirolisis berupa asap cair dan gas-gas seperti metan. Batok kelapa yang tersisa bisa kita jadikan briket. Kemudian bila dilanjutkan ke tahap kerja selanjutnya bisa menjadi arang aktif.

Namun, asap cair ini belum bisa digunakan karena kemungkinan masih mengandung banyak tar. Jadi perlu permunian lebih lanjut yang dinamakan tahap desitilasi. Pirolisis batok kelapa menghasilkan asap cair dengan kandungan senyawa fenol dan asam. Adapun pada proses pirolisis tersebut yang terjadi adalah dekomposisi senyawa-senyawa penyusunnya, yaitu:

Pirolisis Selulosa

Selulosa adalah makromolekul yang dihasilkan dari kondensasi linear struktur heterosiklis molekul glukosa. Selulosa terdiri dari 100-1000 uit glukosa. Nantinya selulosa terdekomposisi pada temperatur tertentu.

Pirolisis selulosa berlangsung dalam dua tahap, yaitu:

  1. Tahap pertama adalah reaksi hidrolisis menghasilkan glukosa
  2. Tahap kedua merupakan reaksi yang menghasilkan asam asetat dan homolognya bersama air dan sejumlah kecil furan dan fenol.

Pirolisis Hemiselulosa

Hemiselulosa merupakan polimer dari beberapa monosakarida seperti pentosan dan heksosan. Pirolisis pentosan menghasilkan furfural, furan, dan derivatnya berserta satu seri panjang asam-asam karboksilat.

Pirolisis heksosan terutama menghasilkan asam asetat dan homolognya. Hemiselulosa akan terdekomposisi pada temperatur tertentu.

Pirolisis Lignin

Lignin merupakan sebuah polimer kompleks yang memiliki berat molekul tinggi dan tersusun atas unit-unit fenil propane. Senyawa-senyawa yang diperoleh dari pirolisis struktur dasar lignin berperan penting dalam memberikan aroma asap produk asapan.

Senyawa ini adalah fenol, eter fenol seperti guaiacol, siringol dan homolog serta derivatnya. Lignin mulai mengalami dekomposisi pada temperatur tertentu.

Proses Distilasi Asap Cair Batok Kelapa

Distilasi Asap Cair Batok Kelapa | Dokumentasi Pribadi

Distilasi merupakan proses pemisahan komponen dalam campuran berdasarkan perbedaan titik didihnya. Dalam pengertian lain, distilasi adalah suatu proses pemisahan suatu komponen dari suatu campuran dengan menggunakan dasar bahwa beberapa komponen dapat menguap lebih cepat daripada komponen yang lain. Ketika uap diproduksi dari campuran, uap tersebut lebih banyak berisi komponen-komponen yang bersifat lebih volatile, sehhingga proses pemisahan komponen-komponen dari campuran dapat terjadi.

Secara sederhana, distilasi dilakukan secara bertahap. Sejumlah campuran dimasukkan ke dalam sebuah bejana, dipanaskan bertahap dan dipertahankan agar selalu berada dalam tahap pendidihan. Kemudian uap yang terbentuk dikondensasikan dan ditampung dalam labu erlenmeyer.

Hasil dari proses distilasi ada 2 (dua) yakni asap cair grade pangan dan tar. Tar sebagai produk destilat yang berat berada di bawah cairan asap cair dan nantinya ditampung ke dalam sebuah wadah. Sedangkan asap cair akan melalui proses penyaringan terlebih dahulu sebelum dikemas dan dipasarkan kepada masyarakat.

Scroll to Top
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.