...
Home

Cara Sederhana Pasteurisasi Santan

Penulis: Muhammad Zaki Annasyat

Yogyakarta, karyakelapa.com – Anda pengusaha kuliner atau ibu rumah tangga dan membutuhkan santan segar yang dapat awet tanpa bahan pengawet? Mungkin proses pasteurisasi adalah jawabannya. Pasteurisasi umumnya merupakan teknik yang digunakan para pelaku bisnis kecil dan menengah yang membutuhkan makanan atau minuman yang awet tanpa proses yang rumit dan tanpa mengeluarkan biaya besar. Sebelum menukik lebih jauh, yuk ketahui dulu definisi pasteurisasi.   

Apa Yang Dimaksud Dengan Pasteurisasi    

Pasteurisasi adalah proses pemanasan bahan makanan atau minuman pada suhu tertentu untuk membunuh bakteri patogen yang mungkin ada di dalam kandungannya. Tujuan dari pasteurisasi adalah untuk mengurangi jumlah bakteri yang ada di dalam bahan makanan atau minuman tanpa mengubah rasa atau kualitasnya sehingga makanan dan minuman tersebut bisa lebih awet.

Proses ini biasanya dilakukan dengan memanaskan bahan makanan atau minuman hingga suhu tertentu selama jangka waktu yang ditentukan, kemudian segera menyejukkannya. Teknik pasteurisasi biasanya digunakan untuk mengawetkan berbagai jenis bahan makanan dan minuman, termasuk susu, santan, jus, keju, dan bahan makanan lainnya.

Ada banyak cara pasteurisasi, tergantung objek yang ingin diberikan perlakuan. Namun pada artikel ini kita akan fokus membahas proses pasteurisasi pada santan menggunakan alat-alat yang sederhana.

Tahap Persiapan

Agar proses pasteurisasi dapat berjalan lancar, ada beberapa alat yang perlu kita persiapkan.

  1. Panci stainless 4 buah (Ukuran besar dan kecil)
  2. Pengaduk (bisa menggunakan mixer)
  3. Kompor
  4. Termometer alcohol
  5. Es

Proses Pasteurisasi Panas Pada Santan

Proses pertama dalam proses pasteurisasi ialah memanaskan santan. Hal ini berguna untuk membunuh bakteri-bakteri di dalam santan tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan 2 buah panci stainless. Isi air secukupnya di dalam panci stainless yang besar dan letakkan panci stainless yang lebih kecil di atas air tersebut.
  2. Nyalakan kompor.
  3. Masukkan santan kelapa ke dalam panci stainless kecil.
  4. Panaskan dan aduk agar suhu santan menjadi rata.
  5. Pastikan suhu pasteurisasi santan mencapai 75 derajat celcius
  6. Setelah mencapai suhu 75, jaga suhu santan agar tetap stabil selama 31,2 menit. Kemudian beralih ke tahap berikutnya

Proses Pasteurisasi Dingin Pada Santan

Pada proses pendinginan ini cukup mudah. Pertama-tama, isilah wadah besar dengan es batu. Kemudian letakkan wadah yang lebih kecil di tengah-tengah es.  Masukkan santan yang telah dipanaskan ke dalam wadah kecil tersebut kemudian diaduk sampai suhu santan turun ke 30 derajat celcius. Setelah itu santan dapat disimpan di kulkas atau freezer agar lebih awet. Bagiamana, mudah bukan?

Sebagai catatan, pasteurisasi akan dapat menghasilkan santan yang lebih awet dan dengan kualitas yang terjamin jika proses pegawetan dilakukan menggunakan mesin yang tertutup. Hal itu karena dengan proses mesin yang tertutup dapat meminimalisir bakteri-bakteri yang ada di lingkungan sekitar tempat proses pasteurisasi dilakukan. Salah satu contoh pasteurisasi dengan teknologi mesin tertutup adalah santan virna. Tanpa bahan pengawet, santan virna mampu bertahan di kulkas dengan suhu 5 derajat celcius selama seminggu dan di freezer selama sebulan.

Nah karena itulah santan virna sangat cocok untuk anda para pelaku usaha yang menginginkan santan murah, enak, tanpa bahan pengawet namun tetap awet di kulkas.

Editor: Muhammad Zaki Annasyat

Scroll to Top
Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.